Jumat, 22 Mei 2009

TUNTAS

Alhamdulillah TUNTAS telah dilaksanakan pada tanggal 18-20 Mei 2009.
semoga hasilnya memuaskan ya..
persiapkan UK nya ya...good luck for all

Minggu, 19 April 2009

Visi, Misi, Tujuan, dan Target

Visi, Misi, Tujuan dan Target


A. Visi
Menjadi SMA Islam teladan tingkat nasional yang berbasis teknologi informasi dan berwawasan Internasional.
B. Misi
Mendidik murid agar memiliki nilai dan adab Islam sesuai fitrahnya, memiliki soft skill, terampil memanfaatkan teknologi informasi dan berwawasan internasional dalam suasana semua murid bisa optimal belajar menuju sukses ke perguruan tinggi guna kejayaan Islam dan kaum muslimin
C. Tujuan Sekolah
1. Mendidik murid agar mencintai ilmu, memiliki nilai-nilai dan adab Islam serta menjadi syaksiah Islamiyyah (tawadlu’, amanah, jujur, bertanggung jawab) sesuai fitrahnya (sebagai hamba Allah, laki-laki/perempuan) dan peduli dengan da’wah Islamiyyah
2. Memberikan bimbingan dan latihan Softskill kepada murid dalam hal life skill, leadership, enterpreneurship, percaya diri, keberanian dan kepedulian
3. Memberikan pengetahuan dan keterampilan pemanfaatan teknologi dalam bentuk manajemen, e-Learning, Interactive Learning, Software aplikasi, hosting
4. Membiasakan murid berbahasa arab dan inggris, memberi wawasan internasional sebagai khalifah fil ardli agar siap dalam persaingan global
5. Menumbuhkan masyarakat belajar dimana setiap murid bisa belajar dan berkembang sesuai potensi dan minatnya
6. Mendidik murid agar mendapat nilai akademik tinggi
7. Membekali murid agar dapat masuk keperguruan tinggi berkualitas dan mampu berperan aktif di perguruan tinggi.
D. Target Lulusan (Quality Assurance)
1. Mampu membaca dan menghafal Al Qur`an-Hadits
• Baik Membaca Al Qur`an
• Hafal Al quran bertambah 1 juz
• Hafal dan faham makna 40 hadits Pilihan
2. Mampu berbahasa Asing
• Bercakap dialog berbahasa Inggris 15 menit
• Bercakap dialog berbahasa Arab 15 menit
3. Mampu memanfaatkan teknologi informasi
• Terampil Software pengolah kata, spreadsheet, presentase dan Animasi Grafik
• Terampil Internet, Webblog
4. Memiliki Nilai-nilai Islami
• Komitmen thd Islam dan Muslimin
• Rajin Ibadah
• Semangat da’wah
5. Memiliki Ahlak Mulia
• Hormat guru
• Jujur & Amanah
• Bakti orangtua
• Budaya disiplin
• Ta'awun sesama teman
6. Memiliki Nilai Akademik yang tinggi
• Rata-rata rapor per kelas min 8
• 80% Diterima diperguruan PTN

Minggu, 12 April 2009

video lomba roket neh

Senin, 06 April 2009


ini hasil roket anak putra

Water Rocket Competition


hasil roket anak putri....bagus tidak?

Jumat, 02 Januari 2009

Runtuhnya Teori darwin

Darwinisme semakin meradang, dan tanda bahayapun dibunyikan di 47 Negara Eropa menyusul pengaruh luar biasa buku Harun Yahya tentang Atlas Penciptaan ”Atlas of Creation”, Dewan Eropapun mulai gelisah. Tanda-tanda teori Darwin segera menemui ajal. Guncangan ideologis dahsyat di Eropa terjadi menyusul pengiriman ribuan buku Atlas Penciptaan ”Atlas of Creation”, yang mengungkap fakta penciptaan dan kekeliruan ilmiah Darwinisme. Setelah itu, wartawan Prancis dan sejumlah negara Eropa lainnya pun datang ke Istanbul, Turki, untuk mewawancarai penulisnya, Adnan Oktar, dengan nama pena Harun Yahya. Tak ketinggalan, situs internet ilmiah berbahasa Prancis Science Actualit├ęs, melakukan wawancara pula dengan Patrick Tort dari Charles Darwin International Institute (Lembaga Charles Darwin Internasional). Jajak pendapat seputar teori Darwin pun diadakan oleh situs ilmiah itu. Hasil jajak pendapat tersebut sungguh mengejutkan. Dari 5 pertanyaan yang diajukan, 92% peserta yakin bahwa “Manusia bukanlah hasil sebuah evolusi“. Mereka yang percaya bahwa “manusia dan kera memiliki nenek moyang bersama“ berjumlah 5%. Hanya 1% saja yang setuju bahwa "manusia berevolusi dari kera". Mengadu ke Komisi Uni Eropa ; Menyusul pengaruh luar biasa buku karya Harun Yahya “Atlas Penciptaan”, serta karya para ilmuwan dan intelektual lain, terhadap Darwinisme dan fakta penciptaan, Dewan Eropa pun berkumpul membahasnya. Di lembaga tinggi beranggotakan 47 negara Eropa itu, Komite Kebudayaan, Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan mengajukan draf rekomendasi yang disetujui pada 31 Mei 2007 melalui pemungutan suara, satu suara menolak dan satu orang tidak memilih. Penulis memahami bahwa ini adalah kepanikan yang luar biasa sepanjang sejarah bangsa Eropa seperti yang ditulis dalam sebuah laporan, “The dangers of creationism in education” (Bahaya paham penciptaan dalam pendidikan) yang berisi sembilan belas butir draf resolusi dan 105 butir memorandum.
Perseteruan para ilmuwan pendukung dan penentang Darwinisme semakin memanas. Kali ini di Inggris, tanah tumpah darah bapak evolusi, Charles Darwin, ditemukan suatu kebohongan besar terhadap dunia tentang pemalsuan fosil evolutif selama 116 tahun. Dinosaur exposed as fake. Laporan itu memberitakan fosil reptil laut yang dipajang di Museum Nasional Wales di kota Cardiff, Inggris. Setelah diperlihatkan kepada pengunjung selama 116 tahun, akhirnya diketahui fosil itu adalah pemalsuan yang disengaja. Makhluk yang telah menjadi fosil itu sebelumnya diyakini sebagai spesimen sempurna reptil laut bernama Icthyosaurus. Namun, ketika pegawai museum hendak meremajakan kerangkanya, fosil yang telah dipajang seabad lebih itu. Penipuan tersebut terbongkar setelah pihak museum memutuskan bahwa plester yang retak perlu diganti. Di saat itulah ditemukan bahwa ternyata tengkorak kepalanya adalah milik hewan Icthyosaurus communis yang terekat pada batu berwarna abu-abu. Akan tetapi, bagian tubuhnya terekat pada batu berwarna coklat muda, dan diketahui milik binatang berbeda, namun mirip, Leptonectes tenuirostris. Tulang belulang selebihnya dibuat dari plester dan ditempelkan pada batu tersebut agar tampak asli. Selain itu, salah satu siripnya juga palsu. Ditemukan pula bahwa bagian tengkorak fosilnya disambungkan pada kerangka selebihnya dengan merekatkan di dalam beragam jenis bebatuan. Makhluk ini adalah pemberian seorang pengumpul fosil Mr. Samuel Allen pada tahun1884. Masih di tanah pangeran Charles, dilaporkan bahwa guru-guru di Inggris takut mengajar evolusi, gara-gara didebat muridnya. Profesor Michael Reiss menyatakan, bahwa dengan meningkatnya jumlah murid Muslim di sekolah-sekolah Inggris adalah di antara pemicu bangkitnya paham penciptaan. Ia menambahkan, jumlah pelajar Muslim meningkat pesat dalam 10 – 20 tahun terakhir, dan banyak dari keluarga Muslim tidak meyakini teori evolusi.


Free Blogger Templates by Isnaini Dot Com and Bridal Dresses. Powered by Blogger